Sharm El Sheikh Mesir, Wisata Padang Pasir dan Pantai jadi satu?

2 min read

Sharm El Sheikh Mesir

Menjelajahi padang pasir sekaligus menikmati keindahan pantai mungkin suatu hal yang langka di Indonesia. Betapa tidak, sejauh ini padang pasir itu dikenal sebagai tempat yang kering dan pastinya jauh dari mata air. Tapi, beda halnya dengan di Mesir, karena Mesir punya kota wisata yang memadukan dua tempat itu. Kota itu bernama Sharm El Sheikh, terletak di Provinsi Sinai Selatan.

Sharm El Sheikh ini memadukan gagahnya gurun Semenanjung Sinai dengan keindahan Laut Merah. Para traveler dari Indonesia, mungkin akan teringat Bali ketika berada di Sharm El Sheikh. Selain karena pantainya, mayoritas wisata yang berkunjung ke tempat ini berasal dari Eropa dan negeri Barat lainnya.

Sharm El Sheikh Mesir Wisata Padang Pasir dan Pantai

Tentang Sharm El Sheikh Mesir

Sharm El Sheikh adalah sebuah kota Mesir di ujung selatan Semenanjung Sinai, di Kegubernuran Sinai Selatan, di jalur pantai di sepanjang Laut Merah. Populasinya sekitar 73.000 pada 2015. Sharm El Sheikh adalah pusat administratif Kegubernuran Sinai Selatan Mesir, yang mencakup kota pesisir Dahab dan Nuweiba yang lebih kecil serta pedalaman pegunungan, St. Catherine dan Gunung Sinai. Kota dan resor liburan merupakan pusat penting untuk pariwisata di Mesir, selain juga menarik banyak konferensi internasional dan pertemuan diplomatik.

Sharm El Sheikh Dikenal Sebagai Kota Damai

Sharm El Sheikh yang memiliki arti “Teluk Syekh” juga dikenal sebagai “Kota Damai; Bahasa Arab Mesir : Madinet Es-Salaam”, mengacu pada banyaknya konferensi perdamaian internasional yang telah diadakan di sana. Itu dikenal sebagai Sarm-üs Seyh selama pemerintahan Ottoman, dan sebagai Ofira ketika daerah itu berada di bawah kendali Israel antara tahun 1967 dan 1982. Di antara orang Mesir dan banyak pengunjung, nama kota ini biasanya disingkat menjadi “Sharm” (bahasa Mesir), yang merupakan nama umum dalam bahasa gaul Mesir. Namanya juga terkadang ditulis sebagai Sharm el-Cheikh, Sharm el-Sheik dalam bahasa Inggris.

Sharm El Sheikh Mesir Wisata Padang Pasir

Sharm El Sheikh, Lokasi Populer Untuk Scuba Diving dan Olahraga Air

Sharm El Sheikh telah menjadi lokasi yang populer untuk scuba diving, karena pemandangan bawah laut dan perairannya yang hangat. Kegiatan olaharag air lainnya yang bisa dilakukan adalah snorkeling, selancar angin, selancar layang-layang, para-sailing, berperahu, dan kano.

Taman Nasional Ras Muhammad terletak di ujung paling selatan Semenanjung Sinai di mana perairan Laut Merah dan Teluk Suez bertemu, menghasilkan arus yang kuat dan menyediakan habitat kehidupan laut yang beragam. Dua terumbu yang populer di kalangan penyelam adalah Shark Reef, dinding vertikal dengan ketinggian lebih dari 800 meter (2.600 kaki), dan Yolanda Reef, tempat bangkai kapal Yolanda.

Sharm El Sheikh Mesir Wisata Pantai

Destinasi yang Bisa Dikunjungi di Sharm El Sheikh

Sharm – seperti yang dikenal secara lokal – telah menjadi salah satu tujuan wisata terkemuka Mesir berkat resornya yang mewah, pantai yang indah, dan daya tarik wisata yang berlimpah. Inilah yang harus dilihat dan dilakukan di Semenanjung Sinai!

1. Pulau Firaun

Juga dikenal sebagai Pulau Koral, keindahan alam yang luar biasa di area ini dilengkapi dengan benteng abad ke-12. Nikmati keindahannya dengan memesan tur perahu!

2. Kawasan Lindung Nabq

Nabq adalah harta karun pemandangan Sinai! Pengunjung tidak boleh melewatkan safari satwa liar, menyelam di antara bangkai kapal, atau menemukan budaya dan keramahan Badui setempat.

3. Teluk Naama

Teluk alami distrik resor yang menakjubkan menawarkan beberapa kafe, restoran, dan bazaar paling populer di kota ini. Ini adalah tempat untuk mencari hiburan ramah turis!

4. Gunung Sinai

Gunung adalah tempat Musa dikatakan telah menerima Sepuluh Perintah, dan pemandangan yang menakjubkan tentunya merupakan pengalaman religius! Berhati-hatilah: 4.000 langkah menuju puncak!

5. Biara Saint Catherine

Untuk wisatawan yang tidak suka mendaki Gunung Sinai selama tiga jam, salah satu biara Kristen tertua di dunia terletak tepat di kakinya. Itu dibangun 1.500 tahun yang lalu!

6. Taman Nasional Ras Muhammad

Di ujung semenanjung adalah salah satu tempat snorkeling terbaik Sharm el-Sheikh! Taman nasional pesisir adalah rumah bagi ribuan spesies, termasuk krustasea dan penyu!

7. Laut Merah Riviera

Selain Ras Muhammad, Riviera yang kaya resor ini adalah rumah bagi beberapa kawasan lindung. Mengapa tidak belajar menyelam di sekitar terumbu karang, atau sekadar menikmati harta karun arkeologi?

Waktu Terbaik Mengunjungi Sharm El Sheikh Mesir

Waktu terbaik untuk pergi ke Sharm el-Sheikh bergantung pada cara kamu menangani kondisi cuaca di sana. Karena kapanpun adalah waktu terbaik untuk mengunjungi Sharm El Sheikh. Jika kamu menikmati cuaca yang sangat panas, maka musim panas adalah waktu terbaik untuk berkunjung! Jika kamu menyukai iklim yang lebih sejuk, pergilah ke Sharm pada bulan November atau Desember. Jika kamu suka keramaina, maka Sharm adalah tempat yang tepat untuk menghabiskan Natal dan Tahun Baru yang cerah!