Table of Contents
Paket Tour Aqsa Mesir Jordan April, Menelusuri Jejak Para Nabi
Liburan yang asyik itu pastinya ke tempat yang menarik. Dan Aqsa, Mesir, Jordan punya banyak tempat yang menarik banget untuk dikunjungi. Ketiga negara itu juga sangat terkenal akan pemandangan kotanya yang sangat menawan. Kamu bisa wujudin impian liburanmu yang asyik dan seru bersama Paket Tour Aqsa Mesir Jordan April.

Kenapa bulan April? Karena bulan April adalah salah satu waktu terbaik untuk mengunjungi Aqsa, Mesir, dan Jordan. Di bulan April cuaca sangat mendukung untuk kamu menjelejahi berbagai tempat yang menakjubkan di ketiga negara itu. Kamu akan diajak melihat Piramida dan Sphinx di Mesir, melakukan ziarah ke makam para nabi di Aqsa, dan menikmati keindahan arsitektur bangunan unik di Jordan. Dan juga ke tempat-tempat menarik dan populer lainnya.
Yuk yuk liburan seru bareng kami! Dan dapetin pengalaman baru dan pengalaman mengesankan liburan bersama tourmesiraqsajordan.com.
Apakah Anda mendambakan pengalaman spiritual yang mendalam sekaligus petualangan sejarah yang tak terlupakan? Paket perjalanan 12 hari 11 malam ini adalah jawabannya. Kami mengajak Anda menelusuri tiga peradaban kuno: Yerusalem, Yordania, dan Mesir. Fokus utama perjalanan ini adalah ziarah ke Masjid Al-Aqsa, dilanjutkan dengan mengagumi keajaiban Petra, dan ditutup dengan pesona piramida di Kairo.
Perjalanan ini dirancang universal, cocok untuk keluarga, pasangan, solo traveler, maupun rombongan, memastikan setiap detik perjalanan Anda penuh makna dan inspirasi.
Mengapa April Adalah Waktu Terbaik?
Memilih April sebagai waktu keberangkatan bukanlah kebetulan. Bulan ini menawarkan kombinasi sempurna antara kondisi alam, spiritual, dan budaya yang langka:
- Musim dan Cuaca Ideal: April adalah puncak musim semi di Timur Tengah. Suhu di Yordania dan Yerusalem berkisar sejuk hingga hangat (15–25°C), sempurna untuk berjalan kaki. Sementara itu, Kairo menawarkan kehangatan yang nyaman (20–30°C), jauh dari terik musim panas. Langit cerah dan bunga liar yang bermekaran di Yordania bagian utara menambah keindahan pemandangan.
- Momen Spiritual Langka (Ramadhan): Berdasarkan perkiraan, Ramadhan akan berlangsung hingga akhir April. Ini adalah kesempatan emas untuk merasakan suasana Ramadhan yang tak tertandingi, seperti mengikuti buka puasa (Iftar) di pelataran Masjid Al-Aqsa di Yerusalem atau shalat malam di Masjid Al-Azhar, Kairo. Suasana spiritual di kota-kota suci akan terasa sangat kuat.
- Pengalaman Budaya Lintas Agama: Selain Ramadhan, Paskah Ortodoks juga jatuh pada 19 April. Di Yerusalem, Anda berpotensi menyaksikan prosesi besar yang memperkaya wawasan budaya lintas agama Anda.
- Aktivitas Terbaik Musim Semi: Cuaca sedang sangat ideal untuk hiking ringan di Petra dan melakukan jeep tour di Wadi Rum tanpa harus menghadapi panas ekstrem.
Catatan Khusus Ramadhan: Bagi wisatawan non-Muslim, meskipun ada batasan masuk ke kompleks Al-Aqsa saat hari raya atau salat Jumat, kunjungan sore hari (sekitar 13:30–14:30) masih dimungkinkan selama tidak ada pembatasan khusus.
ITINERARY LENGKAP: 12 Hari 11 Malam – Al-Aqsa, Yordania & Mesir (5–16 April)
Berikut adalah panduan harian yang terperinci untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik dari Yerusalem, Yordania, dan Mesir.
| Hari | Tanggal (April) | Rute Perjalanan | Aktivitas Utama & Akomodasi |
| HARI 1 | 5 April | Jakarta → Amman (Yordania) | Tiba di Bandara Amman (AMM), transfer ke hotel, dan istirahat untuk penyesuaian waktu. Malam 1: Grand Palace Hotel, Amman. |
| HARI 2 | 6 April | Amman – Kota Sejarah | Mengunjungi situs-situs sejarah: Masjid King Abdullah I, Citadel, dan Teater Romawi. Menikmati kuliner khas (Mansaf/Maqluba) dan berbelanja di Rainbow Street/Souq Balad. Malam 2: Amman. |
| HARI 3 | 7 April | Amman → Yerusalem | Pagi hari transfer ke perbatasan Allenby. Proses imigrasi. Tiba di Yerusalem, check-in di Alexandra Hotel. Jalan-jalan di Kota Tua dan mencoba Hummus khas Abu Shukri. Malam 3: Yerusalem. |
| HARI 4 | 8 April | Yerusalem – Ziarah Kota Suci | Ziarah ke Church of Holy Sepulchre dan mengikuti Via Dolorosa. Sore hari: Kunjungan ke Masjid Al-Aqsa & Dome of the Rock. Malam: Buka puasa/Makan malam di dekat Damaskus Gate. Malam 4: Yerusalem. |
| HARI 5 | 9 April | Yerusalem → Betlehem → Amman | Pagi: Mengunjungi Betlehem (Gereja Kelahiran Yesus). Siang: Makan siang Palestina di Manger Square. Sore: Kembali ke Yordania via perbatasan. Malam 5: Landmark Amman Hotel. |
| HARI 6 | 10 April | Amman → Petra | Berangkat pagi ke Petra. Eksplorasi Kota yang Hilang: melalui Siq menuju Treasury. Opsi mendaki singkat ke Monastery. Malam 6: Petra Guest House. |
| HARI 7 | 11 April | Petra → Wadi Rum | Lanjutan eksplorasi Petra. Siang: Transfer ke Wadi Rum. Sore: Jeep Tour gurun dan menikmati sunset. Malam: Makan malam Zarb (masakan Bedouin) di camp mewah. Malam 7: Marsa Zara Luxury Camp. |
| HARI 8 | 12 April | Wadi Rum → Amman | Menikmati sunrise gurun. Siang: Perjalanan panjang kembali ke Amman. Sore: Belanja oleh-oleh terakhir di Hashemite Plaza/Souq Jara. Malam 8: Amman. |
| HARI 9 | 13 April | Amman → Kairo (Mesir) | Pagi: Penerbangan singkat Amman → Kairo. Tiba di Kairo, check-in di Pyramids View Inn. Sore: Kunjungan pertama ke Piramida Giza & Sphinx + pengalaman naik unta. Malam 9: Giza. |
| HARI 10 | 14 April | Kairo – Jejak Firaun & Islam | Pagi: Mengagumi harta karun Tutankhamun di Egyptian Museum. Siang: Mencoba kuliner Koshari. Sore: Mengunjungi Masjid Muhammad Ali & Benteng Salahuddin. Malam: Nile Dinner Cruise dengan hiburan live. Malam 10: Giza. |
| HARI 11 | 15 April | Kairo – Pengalaman Lokal | Pagi hingga Sore: Berbelanja souvenir, parfum, dan papirus di Khan el-Khalili Bazaar. Menikmati kopi Mesir di El Fishawy Café. Opsi: Kunjungan ke Masjid Al-Azhar. Malam 11: Giza. |
| HARI 12 | 16 April | Kairo → Jakarta | Sarapan dan check-out hotel. Transfer ke Bandara Kairo (CAI). Penerbangan kembali ke Jakarta (CGK) via transit. Perjalanan spiritual dan sejarah Anda telah selesai. |
DESTINASI UTAMA: Menelusuri Jejak Sejarah & Spiritual
Masjid Al-Aqsa (Yerusalem)
Terletak di kompleks Haram al-Sharif, Masjid Al-Aqsa adalah situs suci ketiga dalam Islam setelah Mekah dan Madinah. Bangunan megah ini menyimpan jejak sejarah sejak zaman Nabi Sulaiman dan menjadi kiblat pertama umat Muslim. Di bulan April, suasana spiritual semakin kental karena bertepatan dengan Ramadhan, di mana ribuan jamaah berkumpul untuk shalat Tarawih dan tadarus malam. Bagi pengunjung non-Muslim, akses terbatas pada jam tertentu di siang hari, namun pemandangan kubah perak dan halaman luasnya tetap memberi kesan mendalam akan keagungan kota suci ini.
Apa ya bedanya Masjidil Aqsa dan Dome of The Rock? Baca yuk di sini : Paket Tour Aqsa, Datangilah Meski Sekali Seumur Hidup
Dome of the Rock (Yerusalem)
Dome of the Rock adalah bangunan ikonik berkubah emas yang menjulang di tengah kompleks Al-Aqsa, dibangun pada abad ke-7 oleh Khalifah Abd al-Malik. Tempat ini diyakini sebagai lokasi Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW dan juga situs penting dalam tradisi Yahudi dan Kristen. Arsitekturnya memadukan seni Bizantium dan Islam awal, dengan kaligrafi Quranik dan mosaik berkilau yang menakjubkan. Meski non-Muslim tidak diperbolehkan masuk, pemandangan luarnya—terutama saat matahari terbenam—menjadi simbol abadi dari ketiga agama monoteis.
Apa ya bedanya Masjidil Aqsa dan Dome of The Rock? Baca yuk di sini : Paket Tour Aqsa, Datangilah Meski Sekali Seumur Hidup
Church of the Holy Sepulchre (Yerusalem)
Gereja ini dianggap sebagai tempat paling suci dalam Kekristenan, karena diyakini sebagai lokasi penyaliban, pemakaman, dan kebangkitan Yesus Kristus. Dibangun pertama kali oleh Kaisar Konstantin pada abad ke-4, gereja ini dikelola secara bersama oleh enam denominasi Kristen. Suasana penuh devosi terasa setiap hari, terlebih menjelang Paskah Ortodoks (19 April 2026), ketika ribuan peziarah mengikuti prosesi di sepanjang Via Dolorosa. Arsitekturnya yang megah, dengan kubah batu dan kapel-kapel bersejarah, mencerminkan lapisan sejarah spiritual yang tak ternilai.
Via Dolorosa (Yerusalem)
Jalan setapak sepanjang sekitar 600 meter ini diyakini sebagai rute terakhir yang dilalui Yesus membawa salib sebelum disalibkan. Dibagi menjadi 14 “Stasi Jalan Salib”, setiap titik diperingati dengan kapel, simbol, atau gereja kecil yang dipelihara oleh berbagai ordo Kristen. Di bulan April, terutama saat Pekan Suci, jalanan ini dipenuhi peziarah yang berdoa, bernyanyi, atau berjalan sambil berlutut. Meski sederhana dari luar, atmosfer rohani di sini sangat kuat dan menyentuh hati pengunjung dari berbagai latar belakang.
Petra (Yordania)
Diukir langsung dari tebing batu pasir berwarna merah muda, Petra adalah kota kuno bangsa Nabatean yang dibangun sekitar abad ke-5 SM. Dijuluki “Kota yang Hilang”, Petra baru ditemukan kembali oleh dunia Barat pada 1812 dan kini menjadi salah satu dari Tujuh Keajaiban Dunia Baru. Jalur masuk utamanya, Siq, adalah celah sempit sepanjang 1,2 km yang dramatis, berujung pada pemandangan ikonik Treasury (Al-Khazneh). April adalah waktu terbaik mengunjunginya—udara sejuk, langit biru, dan bunga liar bermekaran di sekitar tebing.
Di Petra ini, bisa melihat apa saja? Selengkapnya baca di sini : Tour ke Petra Jordan, Keajaiban Dunia Kota Unik nan Cantik yang Pernah Hilang
Wadi Rum (Yordania)
Wadi Rum, atau “Lembah Bulan”, adalah gurun pasir merah luas dengan formasi batu raksasa yang menjulang seperti pilar alam. Wilayah ini telah dihuni oleh suku Bedouin selama ribuan tahun dan menjadi lokasi syuting film epik seperti Lawrence of Arabia dan Dune. Di bulan April, suhu siang sekitar 25°C—ideal untuk jeep tour, pendakian ringan, atau menikmati matahari terbenam di atas bukit pasir. Bermalam di tenda tradisional sambil menatap bintang di langit gelap Wadi Rum memberikan pengalaman spiritual yang tenang dan memesona.
Giza Pyramids & Sphinx (Mesir)
Kompleks piramida di Giza, termasuk Piramida Agung Khufu, adalah satu-satunya dari Tujuh Keajaiban Dunia Kuno yang masih utuh hingga kini. Dibangun sekitar 2560 SM sebagai makam firaun, struktur megah ini menunjukkan kecanggihan matematika dan teknik bangsa Mesir kuno. Di sebelahnya berdiri Sphinx—patung berkepala manusia dan berbadan singa—yang menjadi penjaga simbolis kompleks tersebut. April menawarkan cuaca hangat tanpa terik musim panas, sehingga sempurna untuk menjelajahi situs seluas 16 km² ini.
Di dalam Piramida itu ada apa saja? Lihat di sini : 14 Hal Tentang Piramida Mesir Yang Wajib Kamu Ketahui Sekarang
Egyptian Museum (Kairo)
Museum ini menyimpan lebih dari 120.000 artefak Mesir kuno, termasuk harta karun emas Firaun Tutankhamun yang terkenal di seluruh dunia. Dibangun pada 1902, koleksinya mencakup mumi, patung dewa, perhiasan, dan naskah kuno yang menggambarkan peradaban sejak 3000 SM. Bangunan bergaya neoklasiknya yang megah kini berbagi perhatian dengan Museum Grand Egyptian yang lebih modern, namun koleksi Tut tetap menjadi bintang utama. Berkunjung di pagi hari April memungkinkan Anda menikmati museum tanpa keramaian dan dalam kesejukan relatif.
Masjid Muhammad Ali (Kairo)
Terletak di puncak Benteng Salahuddin, masjid bergaya Ottoman ini dibangun pada abad ke-19 oleh penguasa Mesir Muhammad Ali Pasha sebagai penghormatan kepada putranya yang meninggal. Dinding luarnya terbuat dari batu kapur putih, sementara interiornya dihiasi lampu gantung kristal dan karpet merah besar yang megah. Kubahnya yang menjulang dan menara kembarnya menjadi simbol dominan langit Kairo. Dari pelatarannya, pengunjung bisa menikmati pemandangan panorama kota—terutama indah saat matahari terbenam di bulan April.
Khan el-Khalili Bazaar (Kairo)
Pasar bersejarah ini berdiri sejak abad ke-14 dan merupakan salah satu bazaar paling ikonik di dunia Arab. Lorong-lorong sempitnya dipenuhi toko yang menjual rempah, parfum, lampu kaca, perhiasan, dan kerajinan tangan tradisional Mesir. Di tengahnya berdiri kafe legendaris El Fishawy, tempat favorit penulis Naguib Mahfouz dan turis mancanegara sejak 200 tahun lalu. April adalah waktu ideal untuk berbelanja di sini—cuaca nyaman dan suasana semarak dengan lentera Ramadhan yang mulai menghiasi gang-gang di penghujung bulan.
Pengalaman Kuliner & Belanja Autentik
Perjalanan Anda tidak akan lengkap tanpa mencicipi rasa lokal dan membawa pulang kenang-kenangan autentik.
Kuliner Wajib Coba
| Negara | Hidangan Khas yang Harus Dicoba |
| Yordania | Mansaf (Nasi kambing dengan saus yoghurt fermentasi kering), Maqluba (Nasi dibalik dengan daging & sayuran), Knafeh Nabulsi (keju manis dengan topping renyah). |
| Palestina | Musakhan (Roti dengan ayam panggang, bawang bombay, dan sumac), Qidreh (Nasi kambing dimasak dalam periuk tembaga). |
| Mesir | Koshari (Campuran nasi, makaroni, lentil, dengan saus tomat pedas), Ful Medames (Kacang fava rebus), Umm Ali (Dessert roti, susu, kacang-kacangan). |
Rekomendasi Belanja Souvenir Unik
| Lokasi | Barang Khas Autentik | Tempat Terbaik untuk Belanja |
| Yerusalem | Minyak zaitun suci, keramik Palestina, rosario, kaligrafi Al-Qur’an. | Souq Khan al-Zeit |
| Amman | Za’atar (campuran rempah), sabun laurel alami, kerajinan tembaga. | Souq Jara / Rainbow Street |
| Petra | Replika patung Nabatean, batu pasir berukir, perhiasan perak. | Toko resmi di gerbang Petra |
| Wadi Rum | Karpet/tenun Bedouin, perhiasan perak suku Badui, tas kulit. | Marsa Zara Camp shop |
| Kairo | Papirus lukis tangan, parfum Mesir murni, lampu kaca kaligrafi, pakaian Galabeya. | Khan el-Khalili Bazaar |
Informasi Praktis & Persiapan Perjalanan
Perkiraan Biaya Total (Per Orang)
| Komponen Biaya | Estimasi (USD) | Catatan Tambahan |
| Tiket Pesawat (CGK–AMM–CAI–CGK) | USD 1,400–1,700 | Tergantung waktu pemesanan dan maskapai. |
| Akomodasi (11 Malam, Mid-Range) | USD 1,100 | Hotel bintang 4 atau setara. |
| Transportasi (Darat & Lokal) | USD 350 | Termasuk antar-jemput perbatasan dan mobil pribadi. |
| Tiket Masuk & Aktivitas | USD 400 | Termasuk Petra, Wadi Rum Jeep Tour, Museum Mesir. |
| Makan & Minum (12 Hari) | USD 600 | Rata-rata USD 50 per hari. |
| Belanja & Lain-lain | USD 300 | Biaya tak terduga dan kebutuhan pribadi. |
| TOTAL ESTIMASI | USD 4,100–4,500 | Belum termasuk visa. |
Catatan Penting
- Visa:
- Yordania: Bebas visa 30 hari untuk WNI.
- Israel/Palestina: Masuk via Allenby Border. Perlu diperhatikan cap khusus yang dapat memengaruhi visa ke negara Arab lain—disarankan konsultasi dengan agen.
- Mesir: Visa on arrival (VOA) seharga USD 25.
- Ramadhan: Selama bulan puasa, meski restoran tetap buka untuk turis, disarankan untuk menghormati dengan makan/minum di tempat tertutup saat siang hari.
- Pakaian: Pakaian sopan adalah kunci, terutama saat mengunjungi situs religi. Tutup bahu dan lutut, dan siapkan syal atau kerudung tambahan untuk wanita saat memasuki masjid.
- Musim Semi: Walaupun cuaca hangat, malam di gurun Wadi Rum bisa sangat dingin. Pastikan membawa jaket tipis atau penghangat.
Pre-Trip Preparation & Rekomendasi
- Pemesanan: Pesan tiket pesawat dan akomodasi jauh hari (minimal 3–4 bulan) karena April adalah musim puncak. Pertimbangkan membeli Jordan Pass untuk penghematan biaya masuk situs (Petra, Wadi Rum) dan visa Yordania.
- Dokumen: Pastikan paspor Anda berlaku minimal 6 bulan setelah tanggal kembali.
- Tips Lokal: Selalu siapkan uang tunai lokal (JOD, ILS, EGP) untuk transaksi di pasar tradisional. Hindari membawa salinan kitab suci saat masuk kompleks Al-Aqsa untuk menghindari pemeriksaan yang lama.
Semoga perjalanan spiritual Anda ke Al-Aqsa, Yordania, dan Mesir menjadi pengalaman yang berkah dan penuh hikmah.
