Table of Contents
Paket Tour Aqsa Jordan Mesir Januari 2026, Sambut Awal Tahun di Kota Suci
Dapet pengalaman baru di awal tahun yang baru? Sepertinya itu adalah hal yang menarik. Dan kamu bisa dapetin itu semua dengan liburan bersama Paket Tour Aqsa Jordan Mesir Januari 2026. Kamu bisa mengawali awal tahunmu sekaligus di tiga negara. Yaitu, Aqsa, Jordan, dan Mesir.

Aqsa punya Masjid Al Aqsa yang terletak di Yerusalem, yang merupakan salah satu bangunan agama Islam yang bersejarah. Jordan punya banyak sekali tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi. Dan satu lagi, Mesir beribukotakan Cairo, yang sama-sama memiliki obyek-obyek wisata menarik.
Udah bisa dibayangkan dong, akan semenyenangkan apa liburanmu kali ini. Segera saja booking dari sekarang dan nikmati serunya liburan bersama tourmesiraqsajordan.com.
Musim dingin (Januari) adalah waktu yang ideal untuk berwisata religi di Timur Tengah, menawarkan suasana yang lebih khusyuk tanpa terik matahari musim panas.
| Destinasi | Suhu Rata-Rata | Catatan Khusus |
| Al-Aqsa (Yerusalem) | 5°C – 12°C | Sejuk, kadang hujan ringan. Cocok untuk jalan kaki. |
| Yordania (Amman, Petra) | 5°C – 15°C | Malam di gurun (Wadi Rum) sangat dingin (bisa 0°C). |
| Mesir (Kairo) | 10°C – 20°C | Musim dingin ringan yang sangat nyaman untuk eksplorasi situs kuno. |
Keuntungan di Januari: Memasuki periode low season, artinya lebih sedikit turis, harga akomodasi cenderung lebih terjangkau, dan pengalaman ibadah di Masjid Al-Aqsa terasa lebih intim dan spiritual.
PRIORITAS WISATA RELIGI & SEJARAH UTAMA
Perjalanan ini berfokus pada keseimbangan antara ibadah, ziarah sejarah Islam, serta eksplorasi budaya dan keajaiban alam.
- Palestina (Al-Aqsa): Shalat dan ziarah di Kompleks Masjid Al-Aqsa, Kubah Shakhrah, ziarah Makam Nabi Ibrahim di Hebron.
- Yordania: Mengunjungi Makam Nabi Syuaib, jejak Nabi Luth di Laut Mati, dan Gua Nabi Harun di Petra.
- Mesir: Menjelajahi pusat peradaban Islam di Kairo (Masjid Al-Azhar, Masjid Amr bin Ash), serta jejak Nabi Musa di Sinai (opsional).
ITINERARY LENGKAP 12 HARI 11 MALAM
Kehangatan Yordania & Spiritual di Al-Aqsa
| Hari | Kegiatan Utama | Lokasi Menginap |
| Hari 1 | Jakarta → Amman, Yordania (via transit) | Amman |
| Terbang dari Jakarta (transit di Timur Tengah). Tiba di Bandara Queen Alia (Amman) pada malam hari. Check-in hotel dan santap malam dengan hidangan khas Mansaf. | ||
| Hari 2 | Amman City Tour & Perjalanan ke Yerusalem | Yerusalem |
| Pagi: Mengunjungi Citadel Amman, Masjid Raja Abdullah I, dan Roman Theatre. Siang: Perjalanan ke perbatasan Allenby Bridge dan proses crossing ke Tepi Barat/Yerusalem. Malam: Check-in hotel di kawasan Kota Tua (Muslim Quarter). | ||
| Hari 3 | Hari Penuh Khusyuk di Al-Aqsa | Yerusalem |
| Pagi: Memasuki Kompleks Masjid Al-Aqsa dan Kubah Shakhrah (koordinasi penuh dengan otoritas wakaf). Siang: Menyusuri lorong sejarah Kota Tua: Via Dolorosa, Gereja Makam Kudus, dan Tembok Ratapan. Sore: Berburu souvenir di Pasar Souq Khan al-Zeit. | ||
| Hari 4 | Ziarah Sejarah Bethlehem & Hebron | Yerusalem |
| Pagi: Kunjungan ke Gereja Kelahiran Kristus di Bethlehem. Siang: Perjalanan ke Hebron untuk berziarah ke Makam Nabi Ibrahim (sebuah situs yang sangat dihormati). Sore: Kembali ke Yerusalem. | ||
| Hari 5 | Kembali ke Yordania & Pengalaman Laut Mati | Laut Mati |
| Pagi: Proses crossing kembali ke Yordania via Allenby Bridge. Langsung menuju Laut Mati (sekitar 1 jam perjalanan). Siang: Pengalaman unik mengapung di Laut Mati dan terapi lumpur mineral. Malam: Menginap di resort Laut Mati yang menenangkan. |
Keajaiban Petra & Pesona Gurun Wadi Rum
| Hari | Kegiatan Utama | Lokasi Menginap |
| Hari 6 | Menguak Misteri Petra (Situs UNESCO) | Petra |
| Pagi: Perjalanan ke Petra (~3 jam). Siang: Eksplorasi dimulai dari jalur sempit Siq menuju ikon utama Al-Khazneh (Treasury). Ziarah ke Gua Nabi Harun (Jabal Harun) (opsional/tergantung kondisi). Malam: Menikmati hidangan khas Zarb (masakan Badui yang dimasak di bawah tanah). | ||
| Hari 7 | Petualangan di Gurun Wadi Rum | Wadi Rum (Desert Camp) |
| Pagi: Perjalanan ke Wadi Rum (~1,5 jam). Siang: Jeep Tour 4×4 menyusuri gurun pasir merah, mengunjungi Lawrence Spring dan formasi batu Seven Pillars of Wisdom. Malam: Pengalaman tak terlupakan menginap di luxury desert camp di bawah langit berbintang. |
Peradaban Kuno Kairo, Mesir
| Hari | Kegiatan Utama | Lokasi Menginap |
| Hari 8 | Terbang ke Kairo, Mesir | Kairo |
| Pagi: Kembali ke Amman, lalu terbang menuju Kairo (penerbangan ~1,5 jam). Siang: Check-in di kawasan Islamic Cairo. Sore: Mengunjungi Masjid Al-Azhar, Masjid Sultan Hassan, dan Benteng Salahuddin. Malam: Santap malam dengan hidangan khas Koshari. | ||
| Hari 9 | Kairo Religi, Sejarah, & Belanja | Kairo |
| Pagi: Mengunjungi Gereja Gantung (Al-Muallaqa) dan Sinagoga Ben Ezra (jejak Bani Israil). Siang: Ziarah ke Masjid Amr bin Ash (masjid pertama di Afrika). Sore: Menjelajahi dan berbelanja di pasar legendaris Khan El Khalili Bazaar. | ||
| Hari 10 | Pilihan A: Alexandria atau Pilihan B: Gunung Sinai | Kairo atau St. Catherine |
| Pilihan A: Eksplorasi Alexandria (Benteng Qaitbay, Perpustakaan Aleksandria). Pilihan B: Perjalanan malam ke Gunung Sinai (untuk grup spiritual/meditatif). Pilih sesuai minat dan kondisi fisik rombongan. | ||
| Hari 11 | Kairo – Hari Bebas & Belanja Akhir | Kairo |
| Pagi: Kunjungan terakhir ke Masjid Muhammad Ali di Benteng. Siang: Waktu bebas untuk belanja terakhir di Khan El Khalili atau mal modern. Malam: Makan malam perpisahan dengan grilled kebab dan dessert Umm Ali. | ||
| Hari 12 | Kairo → Jakarta | Selesai |
| Pagi: Transfer ke Bandara Internasional Kairo untuk penerbangan kembali menuju Jakarta, membawa kenangan spiritual yang mendalam. |
CATATAN TAMBAHAN (Budaya & Kuliner)
- Saran Tanggal Terbaik di Januari: Disarankan berangkat antara 10–22 Januari untuk menghindari keramaian awal tahun dan potensi hujan tinggi di akhir bulan.
- Festival di Januari: Terdapat perayaan Natal Ortodoks (7 Januari) di Yerusalem dan Tahun Baru Koptik (11 Januari) di Mesir, memberikan nuansa religius yang kental.
| Kategori | Yordania & Palestina | Mesir |
| Kuliner Wajib | Mansaf, Maqluba, Zarb, Musakhan | Koshari, Fatta, Molokhia, Umm Ali |
| Tempat Belanja | Souq Khan al-Zeit (minyak zaitun), Petra (perhiasan Badui) | Khan El Khalili (lampu Arab, parfum misk, papyrus) |
DESTINASI UTAMA
Amman, Yordania
Ibu kota Yordania ini adalah perpaduan harmonis antara warisan Romawi kuno dan denyut nadi Arab modern yang hangat. Pengunjung dapat menjelajahi reruntuhan Citadel yang menawarkan pemandangan kota, serta Roman Theatre yang megah di pusat kota lama. Amman juga menjadi titik awal yang strategis sebelum memulai perjalanan spiritual ke Palestina atau petualangan ke gurun di selatan. Jangan lewatkan mencicipi hidangan nasionalnya, Mansaf, yang menawarkan cita rasa otentik Timur Tengah yang khas.
Kota Tua Yerusalem (Al-Quds)
Kota suci tiga agama ini menyimpan kedalaman sejarah spiritual, terutama di kompleks suci Masjid Al-Aqsa dan Kubah Shakhrah. Menyusuri gang-gang sempit di Kota Tua, seperti Via Dolorosa dan kawasan Tembok Ratapan, mencerminkan keragaman keyakinan yang hidup berdampingan. Suasana yang sejuk di bulan Januari menjadikan kegiatan berjalan kaki di sekitar kota terasa khidmat dan menenangkan. Pasar Khan al-Zeit menjadi tempat terbaik untuk mencari souvenir khas, seperti tasbih dari kayu zaitun dan minyak zaitun murni.
Apa ya bedanya Masjidil Aqsa dan Dome of The Rock? Baca yuk di sini : Paket Tour Aqsa 2025, Datangilah Meski Sekali Seumur Hidup
Bethlehem & Hebron
Bethlehem, tempat kelahiran Nabi Isa, dihiasi oleh Gereja Kelahiran Kristus yang menjadi situs ziarah utama umat Kristiani dunia. Sementara itu, Hebron menyimpan kompleks Makam Nabi Ibrahim, situs suci yang sangat dihormati oleh umat Islam dan Yahudi. Kedua kota di Tepi Barat ini menawarkan pengalaman religi yang mendalam dengan pemandangan arsitektur batu kapur khas Palestina yang menawan. Kunjungan pada musim dingin menjamin suasana tenang yang ideal tanpa hiruk-pikuk wisatawan musim panas.
Benarkah Hebron ini juga merupakan kota suci? Temukan jawabannya di sini : Makam Nabi Ibrahim, Ishaq, Yakub dan Yusuf di Hebron Palestina
Laut Mati, Yordania
Terletak di titik terendah di permukaan Bumi, Laut Mati menawarkan pengalaman unik yang tak bisa ditemukan di tempat lain. Air asinnya yang luar biasa pekat memungkinkan setiap pengunjung mengapung dengan mudah, sambil menikmati lumpur hitam alami yang kaya mineral untuk kesehatan kulit. Pemandangan tebing gersang yang mengapit danau menciptakan kontras menakjubkan dengan birunya air danau. Di bulan Januari, suhu udara yang sejuk membuat aktivitas relaksasi di tepi pantai terasa sangat nyaman.
Selain punya sejarah, Laut Mati ini juga punya asal-usul, baca di sini : Wisata Unik Laut Mati di Yordania, Bisa Mandi Lumpur?
Petra, Yordania
Dikenal sebagai “Kota Merah Jambu yang Hilang”, Petra adalah mahakarya arsitektur kuno Nabatean yang diukir langsung pada tebing batu pasir. Perjalanan melalui jurang sempit Siq menuju ikon terkenalnya, Al-Khazneh (Treasury), adalah momen dramatis yang mengesankan. Petra juga memiliki nilai ziarah penting karena dipercaya menyimpan Makam Nabi Harun di puncak Jabal Harun. Bulan Januari adalah waktu yang sempurna untuk menjelajah situs Warisan Dunia UNESCO ini tanpa hambatan terik matahari dan kerumunan turis.
Di Petra ini, bisa melihat apa saja? Selengkapnya baca di sini : Tour ke Petra Jordan, Keajaiban Dunia Kota Unik nan Cantik yang Pernah Hilang
Wadi Rum, Yordania
Gurun pasir merah Wadi Rum, yang dijuluki “Lembah Bulan”, menawarkan pemandangan ala planet Mars yang memukau dengan formasi batu raksasa dan bukit pasir yang bergelombang. Kawasan ini kental dengan sejarah suku Badui dan sering dikaitkan dengan jejak perjalanan para Nabi di masa lalu. Pengalaman bermalam di tenda luxury desert camp sambil menikmati hidangan Zarb di bawah hamparan bintang adalah pengalaman budaya yang sangat autentik dan spiritual.
Kairo, Mesir
Sebagai jantung peradaban Islam di Afrika, Kairo memegang warisan sejarah yang membentang dari era Firaun hingga masa Dinasti Mamluk dan Utsmaniyah. Masjid Al-Azhar, Masjid Amr bin Ash, dan Benteng Salahuddin berdiri megah sebagai simbol kejayaan peradaban Islam yang masih aktif hingga kini. Kota ini juga menjadi pusat perdagangan budaya, dengan pasar ikonik Khan El Khalili yang telah hidup sejak abad ke-14. Cuaca yang sejuk di Januari memudahkan eksplorasi situs-situs bersejarah tanpa rasa lelah akibat panas.
Alexandria, Mesir (Opsional)
Kota pelabuhan kuno ini didirikan oleh Alexander Agung dan pernah menjadi pusat ilmu pengetahuan terbesar di dunia kuno. Pengunjung dapat menelusuri reruntuhan sejarah di Benteng Qaitbay, atau mengunjungi Perpustakaan Aleksandria yang modern, dan Gereja St. Mark yang bersejarah. Nuansa Mediterania yang kental memberikan kota ini atmosfer yang berbeda dibandingkan Kairo, dengan angin laut sejuk yang menemani perjalanan Anda di Januari.
Gunung Sinai & Biara St. Catherine (Opsional)
Gunung Sinai diyakini sebagai tempat Nabi Musa menerima wahyu Taurat, menjadikannya destinasi ziarah spiritual yang sangat penting. Perjalanan mendaki di malam hari untuk menyaksikan matahari terbit dari puncak adalah pengalaman yang transformatif bagi banyak peziarah. Di kaki gunung terletak Biara St. Catherine, salah satu biara Kristen tertua di dunia yang masih beroperasi, menawarkan kedamaian yang luar biasa meski suhu malam sangat dingin di musim dingin.
